Waspada ! Ini resiko terlalu lama berdiri

Kerja sambil berdiri
Ilustrasi pekerja berdiri

Saat ini banyak sekali profesi yang mengharuskan kita untuk berdiri selama berjam-jam setiap harinya, baik kerja di parik ,kantor, pasar dan lain masih banyak lagi.

Berdiri selama lima jam setiap hari diketahui berkontribusi pada gangguan otot bagian tungkai bawah. 
Kondisi ini bisa menyebabkan resiko nyeri punggung jangka panjang dan gangguan otot serta persendian.

Sebenarnya jika kerja sambil duduk pun juga akan memiliki resiko seperti sakit punggung, obesitas dan lain-lain.
Namun terlalu lama berdiri juga akan mempunyai dampak buruk bagi kesehatan dan harus anda waspadai.

Orang yang berdiri lama selama bekerja 2 kali lebih beresiko mengalami penyakit jantung dibanding mereka yang sering duduk. Hal ini telah disampaikan oleh para peneliti berdasarkan penelitian terbarunya yang telah dipublikasikan dalam American Journal of Epidemiology.
Lantas mengapa hal tersebut bisa terjadi?

"Penyebab penyakit jantung disebabkan karena aktifitas berdiri terlalu lama akan membuat darah cenderung berkumpul di kaki, sehingga memberikan beban sirkulasi yang lebih berat bagi jantung" , pendapat ini di lansir dari laman Men's Healt, Peter Smith, Ph.D., dan disampaikan oleh peneliti di institute for work and healt di Kanada.

Namun anda jangan terburu-buru beralih bekerja dengan duduk setelah mengetahui resiko berdiri terlalu lama, karena duduk dan berdiri terlalu lama sama-sama akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan jika hal itu terus-menerus dilakukan dalam jangka waktu yang lama.

Jika pekerjaan anda memang menuntut untuk dilakukan dengan berdiri, anda bisa mengurangi dampak resiko penyakit jantung dengan cara sesekali melakukan gerakan seperti berjalan ataupun yang lain, jadi jika anda perlu bergerak, bergeraklah hal ini dapat mengendorkan otot yang semula tegang pada kaki. 

Jadi jangan berdiri tegap dan tidak melakukan gerakan sama sekali ,lakukan sesekali gerakan dalam beberapa menit seperti berjalan.

Pekerja yang mengkombinasikan duduk, berdiri, dan berjalan selama bekerja empat puluh persen bisa mengurangi resiko penyakit jantung dibandingkan mereka yang hanya berdiri seharian, hal ini telah disampaikan peneliti pada penelitian sebelumnya.

Selain penyakit jantung berikut beberapa masalah kesehatan yang bisa timbul akibat berdiri terlalu lama yaitu :

1. Nyeri otot


  • Sakit punggung


Berdiri terlalu lama menyebabkan kekakuan otot ,sehingga pasokan darah ke bagian tubuh tertentu mengalami hambatan. 
Keadaan ini membuat otot lebih mudah lelah dan menyebabkan timbulnya rasa nyeri ,khususnya pada otot punggung kaki, dan leher yang bertugas menopang tubuh saat berdiri.

2. Nyeri sendi 


Sakit sendi lutut


Berdiri terlalu lama dapat menimbulkan gangguan pada produksi pelumas sendi. Keadaan ini membuat sendi tidak dapat bekerja dengan optimal, sehingga keluhan nyeri sendi atau nyeri panggul sangat mungkin untuk terjadi.

3. Varises

Berdiri terlalu lama membuat seluruh darah mengalir ke bagian kaki. 
Keadaan ini bisa memicu terjadinya proses peradangan, karena kaki itu sendiri di gunakan untuk menopang beban tubuh terlalu lama.
Dalam jangka waktu tertentu, pembuluh darah kaki yang meradang dapat menyebabkan terjadinya varises.

4. Memicu timbulnya reumatik

Berdiri terlalu lama dapat menimbulkan sendi di tulang belakang, pinggul, lutut, dan kaki menjadi seperti terkunci yang nantinya memicu timbulnya penyakit reumatik degeneratif akibat kerusakan pada tendon dan ligamen (struktur yang mengikat otot tulang).

5. Melemahkan sistem motorik

Aktifitas berdiri terlalu lama bisa menyebabkan sistem kerja motorik halus dalam tubuh akan berkurang dan menyebabkan kelelahan otot hingga stroke. 
Hal ini bisa terjadi karena syaraf dan motorik tidak mendapatkan latihan beraktifitas yang baik seperti ketika sedang duduk. 
Gangguan yang lain paling sering terjadi adalah sistem motorik untuk tangan dan leher.

6. Menurunkan sistem kekebalan tubuh


Sistem kekebalan tubuh berkurang


Orang yang menghabiskan waktu dengan terlalu lama berdiri memiliki resiko mudah terkena penyakit. 
Hal ini disebabkan karena ketika tubuh berdiri lama maka sistem metabolisme dan peredaran darah tidak berjalan dengan lancar.
Kedua gangguan ini akan membuat tubuh menjadi lebih rentan terhadap serangan penyakit.
Bahkan orang yang sebelumnya sudah sakit maka penyakitnya bisa menjadi lebih parah.

Untuk mengurangi resiko di atas anda dapat menggunakan tips berikut  ini :

1. Mengubah posisi kaki secara berkala

Lakukan gerakan kecil setiap 30 menit. Seperti ajukan kaki ke depan, ke belakang, duduk atau berjalan.
Gerakan kecil seperti ini akan membantu melancarkan aliran darah di bagian kaki.
Hindari menempatkan kaki di satu posisi yang sama dalam jangka waktu yang lama.

2. Istirahat diri dengan banyak duduk

Ketika seharian anda menghabiskan waktu untuk berdiri terlalu lama. 
Maka anda harus memanfaatkan waktu istirahat untuk duduk lebih lama. 
Jika memungkinkan, lepaskan alas kaki dan posisikan kaki anda lebih 15 cm lebih tinggi. 
Hal ini perlu dilakukan agar aliran darah bisa kembali normal dan mencegah terjadinya peradangan jaringan ikat yang menutupi bagia bawah kaki.

3. Gunakan alas kaki yang tepat

Hindari menggunakan alas kaki yang terlalu sempit atau memiliki hak terlalu tinggi.
Karena alas kaki yang demikian bisa menyebabkan gangguan pada peredaran darah di kaki.

Lebih baik anda memilih alas kaki dengan ukuran sedikit lebih lebar dan tidak mengerucut di bagian ujung jari.
Kombinasikan penggunaan alas kaki yang tepat dengan kaus kaki atau stoking kompresi, agar sirkulasi darah di bagian kaki menjadi lebih baik.

4. Kurangi bobot tubuh

Ketika anda berdiri terlalu lama ,kaki harus menopang seluruh beban tubuh. 
Jadi jika anda memikiki berat badan berlebih, bobot yang di tanggung kaki menjadi lebih berat lagi. 

Untuk memperkecil resiko berdiri terlalu lama, lebih baik kurangi bobot tubuh anda.
Anda bisa melakukan olahraga secara teratur agar mendapatkan postur tubuh yang seimbang.
Juga kurangi makanan yang banyak mengandung lemak karena akan menambah berat badan anda.

5. Hindari aktivitas terlalu lama berdiri saat hamil

Jika anda sedang hamil hindari aktivitas yang harus membuat anda berdiri terlalu lama. 
Berdiri terlalu lama dapat menyebabkan gangguan pada ibu dan janin.

Bekerja atau beraktivitas dengan cara berdiri memang membutuhkan perhatian yang sangat serius. 
Dalam jangka pendek mungkin belum sedikit terasa efeknya bagi tubuh, tapi efek akan terasa nanti setelah beberapa bulan dan tahun baru akan terasa efek atau gangguan kesehatan  bagi tubuh kita. Mengingat efek yang bisa di timbulkan sangat serius dalam jangka panjang, alangkah baiknya jika anda harus mencoba menghindari efek buruk bagi kesehatan sedini mungkin.

Semoga bermanfaat :)


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel