Skip to main content

Arti tindihan menurut dunia medis, penyebab dan hal supaya tidak terjadi tindihan

Mitos yang masih di percaya masyarakat indonesia sampai hari ini salah satunya adalah tindihan saat tidur.
Masyarakat mempercayai penyebab tindihan ada kaitanya dengan makhluk halus,hal itu dikarenakan ketika seseorang sedang tidur kemudian ada sesosok makhluk halus yang sedang duduk atau ikut tidur tepat di atas badan orang tersebut, sehingga menimbulkan sulit bernafas,sulit bergerak yang kemudian di susul munculnya sosok bayangan tinggi besar di depan mata mereka.
Masyarakat mengira sosok bayangan tinggi besar itu adalah makhluk halus penyebab tindihan pada mereka, sehingga mereka mengaitkannya dengan hal mistis.
Padahal menurut dunia medis tidak demikian.

Apa arti tindihan menurut medis?

Menurut medis, suatu kondisi dimana seseorang yang sadar saat tidur tetapi tidak dapat bangun untuk menggerakkan badan ataupun berbicara yang biasanya disertai dengan halusinasi atau masyarakat sering menyebutnya dengan tindihan, menurut medis keadaan ini di sebut dengan sleep paralysis atau kelumpuhan tidur. Sleep paralysis biasanya terjadi sekitar 30 detik atau 2-3 menit.

Menurut pakar neurosains dari universitas california,san Diego, Amerika serikat, Baland Jalal, ketindihan atau sleep paralysis dialami ketika tidur dalam fase rapid eye movement(REM) yang tiba-tiba terbangun. Orang yang tidur dalam fase REM biasanya sedang bermimpi dan di barengi dengan otot-otot mereka yang hampir lumpuh seluruhnya. Kelumpuhan yang terjadi itu sebenarnya untuk mencegah manusia bergerak ketika tidur.

Apakah tindihan dialami setiap orang?

Hampir setiap orang pernah mengalami tindihan, setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Tindihan saat tidur bisa terjadi pada laki-laki atau perempuan.
Seseorang tidur mengalami tindihan pertama kali umumnya pada saat berumur antara 14-17 tahun.

Tindihan saat tidur bisa berlangsung dalam hitungan detik hingga menit.
Tindihan pada saat tidur adalah hal yang wajar dan tidak ada kaitanya dengan hal mistis.

Tanda dan gejala yang biasa dialami pada saat seseorang mengalami tindihan pada saat tidur 
Saat seseorang mengalami tindihan biasanya orang tersebut akan mengalami hal-hal sebagai berikut :

  • Tidak mampu untuk menggerakkan tubuh saat tidur atau bangun selama beberapa detik atau menit.
  • Tidak dapat berbicara atau teriak.
  • Secara sadar terjaga atau bahkan pada saat kondisi mata terbuka.
  • Kemudian mengalami halusinasi yang biasa sering melihat seperti sosok bayangan hitam yang menimbulkan rasa takut setelah terbangun dari tidurnya.
  • Merasakan tekanan di dada.
  • Mengalami kesulitan bernafas.
  • Merasa seolah-olah kematian mendekat.
  • Sekujur badan mengeluarkan keringat.
  • Sakit kepala, nyeri otot dan paranoia.
Penyebab tindihan saat tidur

Menurut mitos yang beredar di masyarakat tindihan dikaitkan dengan adanya sosok makhluk halus, namun tidak demikian dengan medis.
Menurut medis penyebab tindihan di antaranya adalah :

1. Gangguan mental

Menurut sebuah penelitian pada tahun 2011 oleh pennsylvania state university. Sekitar 7,6 persen dari populasi umum memiliki masalah dengan kelumpuhan tidur atau tindihan. Orang dengan gangguan mental seperti kecemasan dan depresi lebih mungkin mengalami kelumpuhan tidur.
Menurut penelitian 31,9 persen dari mereka dengan gangguan mental mengalami tindihan.
Untuk menghindari hal ini coba cari segala sesuatu yang bisa menghibur dan menghindarkan diri dari stress ,contoh melihat film komedi, piknik atau yang lain yang menurut anda bisa menghibur diri anda sendiri dan menghilangkan stress.

2. Otak mendadak bangun

Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum bangun sempurna, disinalah sleep paralysis atau tindihan saat tidur terjadi.
Orang yang mengalami tindihan merasa sangat sadar tapi tubuh tak bisa bergerak.
Yang kemudian muncul sosok bayangan hitam yang sebenarnya itu merupakan ciri khas dari mimpi.

3. Halusinasi

Menurut Al cheyne, peneliti dari universitas waterloo, kanada, penyebab tindihan atau sleep paralysis adalah halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap rapid eye movement ( REM ) atau gerakan mata yang sangat cepat.
Perlu diketahui juga, berdasarkan gelombang otak tidur terbagi dalam 4 tahapan yaitu :

  • Tahap tidur paling ringan - kita masih setengah sadar.
  • Tahap tidur yang lebih dalam.
  • Tahap tidur paling dalam.
  • Tahap REM - pada tahap inilah mimpi atau tindihan terjadi.
4. Kurang tidur

Seseorang yang setiap harinya kurang tidur atau pada saat kondisi tubuh terlalu lelah, capek, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. 
Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur ke tahap tidur paling ringan ,lalu langsung melompat ke mimpi (REM ). Kondisi inilah yang menjadi penyebab tindihan.

5. Usia

Faktor usia juga menjadi penyebab seseorang mengalami tindihan.
Menurut Mayo clinic, tindihan lebih mungkin terjadi pada orang-orang antara usia 10-25 tahun.
Kelumpuhan tidur juga lebih umum pada mereka dengan gangguan stress pasca-trauma dan gangguan panik.
Menurut laporan 2017 yang diterbitkan oleh National Institute of health, meski hal ini biasa terjadi, tindihan patut diwaspadai.
Pasalnya tindihan saat tidur bisa juga merupakan pertanda narocolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea ( mendengkur ), kecemasan atau depresi.

Hal yang bisa dilakukan agar tidak terjadi tindihan saat tidur

1. Cukup tidur.

Normal waktu tidur seseorang setiap harinya adalah 8-10 jam, pada waktu yang sama setiap malam. Jadi coba evaluasi diri apakah anda telah rutin tidur selama 8-10jam tersebut, jika ternyata waktu tidur anda kurang dari 8 jam setiap harinya, coba ubah pola waktu tidur.
Atau jika perlu buat catatan tidur setiap minggunya ,supaya badan tetap fit dan tidak sering mengantuk.
Mengingat kurang tidur dan badan terlalu lelah bisa menyebabkan gangguan pada saat tidur seperti tindahan, oleh karena itu hal ini perlu di waspadai.


2. Cukup istirahat

Setelah seharian bekerja pasti tubuh akan merasa lelah dan capek, oleh karenanya cobalah untuk lebih banyak istirahat jika badan terasa lelah agar kualitas tidur terjaga dan terhindar dari sleep paralysis atau tindihan tersebut.
Untuk beristirahat tidak hanya dengan tidur saja, bisa dengan cara lain seperti duduk santai di teras dan merileksasikan otak agar tidak terlalu tegang setelah seharian bekerja menguras keringat, kemudian setelahnya jika merasa mata mengantuk lanjutkan tidur dlu beberapa menit, jangan di paksakan mata yang mengantuk untuk tetap beraktifitas karena akan menimbulkan gangguan pada diri anda sendiri.

3. Ubah posisi tidur

Kebanyakan orang yang mengalami tindihan atau sleep paralysis saat tidurnya, dengan posisi telentang ( wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur ). Itu sebabnya anda perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi resiko terjadinya gangguan tidur ini.

4. Setelah mengalami tindihan, usahakan jangan tidur lagi

Saat mengalami sleep paralysis usahakan tetap tenang dan jangan panik, tetap pejamkan mata dan hiraukan apa saja yang kalian lihat. Setelah bebeberapa detik pasti kalian akan bisa terlepas dari tindihan. Dan jangan lupa setelah bangun usahakan langsung duduk, jangan tidur lagi. Berdasarkan pengalaman yang sudah ada, jika saat setelah merasakan tindihan kemudian lanjut tidur lagi, atau tidak membuka mata biasanya tindihan masih akan berlanjut bahkan bisa sampai berulang-ulang.

5. Rileks sebelum tidur

Beri diri anda waktu bersantai satu jam sebelum tidur, dengan suasana yang menenangkan seperti membaca buku, menonton tv, minum teh herbal atau segelas susu. 
Hal ini telah terbukti mampu dan berefek menenangkan pikiran, sehingga nantinya dapat menjadikan tidur anda lebih nyenyak serta terhindar dari tindihan.

Baca juga : manfaat minum susu untuk kesehatan tubuh.

6.konsultasikan masalah anda ke dokter ahli

Jika tindihan terjadi terus menerus di sertai gejala lain, alangkah baiknya untuk segera mengonsultasikan masalah tersebut ke dokter ahli untuk penanganan lebih tepatnya.
Konsultasikan semua apa yang anda rasakan dan jangan ada yang di tutup-tutupi. Dokter akan memberikan solusi terbaik saat itu juga.

Dokter adalah solusi tepat untuk menangani masalah anda, jangan biarkan kualitas tidur anda terganggu secara terus menerus. Biasanya nanti akan di lakukan pemeriksaan fisik tertentu untuk mengetahui apa yang sedang terjadi pada tubuh anda. 

Baca juga :

Popular posts from this blog

Cara menghilangkan jerawat batu dan wajah kembali mulus

Nggak perlu mahal buat ngilangin jerawat batu kamu,cukup menggunakan bahan ini dijamin jerawat batu kamu hilang dan wajah kembali mulus.
Cara menghilangkan jerawat batu di wajah maupun di bagian tubuh manapun sangatlah mudah sekali,bahkan tanpa mengeluarkan biaya mahal,dan dapat dilakukan kapan saja.
Cara ini alamai tanpa efek samping,bahkan untuk jangka panjang sekalipun.
Oke inilah bahan yg digunakan.

1.menggunakan cuka sari apel.



Yap,cuka sari apel memang dikenal sangat ampuh sebagai alternatif menghilangkan jerawat batu beserta bekasnya,karena cuka apel dapat membunuh bakteri penyebab munculnya jerawat,bahkan sampai bekasnya pun bisa hilang tanpa meninggalkan bekas.

Caranya cukup mudah yaitu:

Bersihkan dulu wajah dengan air bersih dan cukup campur cuka apel dengan air bersih,dengan takaran 1 banding 3.Artinya misal satu sendok cuka apel dicampur dengan air putih 3 sendok, dan kelipatanya.Selanjutnya usapakan air campuran tadi ke wajah menggunakan kapas, cukup sedikit-sedikit dulu mer…

Masih sering tidur di pagi hari??waspada bahaya ini mengintai kamu

Yah tidur memang sangat menyenangkan bagi seseorang untuk melampiskan rasa capek atau rasa kantuk yang sedang menghampirinya. Apalagi jika tidur di situasi yang sunyi dengan bantal dan kasur yang nyaman, empuk,wah pastinya sangat enak sekali ya,,,.sedangkan tidur sendiri memiliki waktu normal berkisar antara 7-9 jam,tapi ada juga cukup 6 jam sudah puas, itu tergantung masing-masing orang. Karena kan setiap orang beda-beda.
Waktu tidur yang nyenyak pun dilakukan di malam hari  yaitu dimulai sekitar pukul 21.00 dan bangun pukul 04.00/05.00.Tapi bagai mana jika aktifitas tidur itu dilakukan di pagi saat matahari mulai terbit?? Apakah masih nyaman dan aman dilakukan??Banyak masyarakat indonesia masih melakukan aktifitas tidur di pagi hari dengan berbagai alasan seperti terlalu banyak begadang di malam hari,sehingga mereka menggantinya di waktu pagi hari saat matahari mulai terbit.
Dan terutama yang pekerja sift malam,kebanyakan pasti akan tidur di pagi hari yaitu setelah pulang kerja karena …