Coba lakukan cara berikut ini,supaya kalian tahu mata kalian minus atau tidak

Gangguan pada mata
Ilustrasi gangguan mata
Penglihatan atau mata merupakan salah satu indera penglihat yaitu yang digunakan manusia untuk melihat sesuatu benda.

Manusia di karuniai dua mata yaitu di sebelah kanan dan disebelah kiri.
Mata yang sehat memang sangat di idamkan oleh semua orang,tetapi mata yang sehat memerlukan berbagai perawatan baik dalam asupan makanan atau gaya hidup.

Kadang seseorang dengan gaya hidup yang tidak baik kurang memperhatikan kesehatan mata, mereka secara tidak sadar telah melakukan kesalahan yang berakibat terjadinya gangguan mata.

Contoh di jaman yang canggih ini semua serba menggunakan ponsel, akan tetapi dibalik keuntungan pasti ada juga kerugian yaitu seringnya mata melihat ke layar ponsel dan terlalu memaksakan mata yang lelah untuk tetap menatap sinar yang di pancarkan oleh ponsel ,itu sangat berakibat fatal bagi mata dan dapat menimbulkan kelainan pada mata.

Tetapi seseorang kurang memperhatikan akan hal itu  dan menyadarinya saat mata mulai tidak berfungsi secara normal.


Berikut penelitian yang dapat digunakan untuk mengetahui ketajaman mata anda atau orang lain terutama pada anak atau remaja,agar senantiasa mengetahui mata kita masih normal atau tidak.

Sebaiknya penelitian ini dilakukan sekali dalam 6 bulan ,dan setiap saat bila dianggap perlu.

Alat yang diperlukan:


Huruf abjad
Gambar: pixabay.com


  • Kartu snellen  (huruf E atau abjad/gambar).
  • Kayu/pita pengukur jarak ,antar seseorang dengan kartu snellen.
  • Pensil/kayu penunjuk ,kartu snellen dengan huruf E/ abjad/gambar.
  • Pulpen/pensil dan buku catatan /kartu kesehatan.
  • Kertas tebal untuk penutup mata yang tidak diteliti atau dapat juga menggunakan tanganya sendiri.


Cara selanjutnya yaitu:

  1.  Jelaskan dulu kegunaan penelitian penglihatan,bagaimana harus bersikap dan menjawab selama penelitian ini kepada orang yang akan diteliti mata/penglihatanya.
  2. Gantungkan kartu snellen kurang lebih sejajar atau sama tinggi dengan pandangan mata seseorang,lakukan di tempat yang terang dan tidak menyilaukan.
  3. Ukurlah jarak lurus kedepan sejauh 6 meter/20 feet antara kartu snellen dengan orangnya.
  4. Berilah tanda pada tempat tersebut agar orang yang mau diteliti matanya dapat berdiri di sana.
  5. Usahakan jangan menentang cahaya dan berdiri dengan tenang. Saat penelitian penglihatan satu mata,mata yang satunya harus ditutup menggunakan telapak tangannya sendiri atau menggunakan kertas tebal tanpa menekan pada mata itu .
  6. Mata yang diperiksa harus mengikuti atau membaca huruf yang ditunjuk  pada kartu snellen.
  7. Mulailah pemeriksaan mata yang kanan,kemudian yang kiri dan akhirnya periksalah kedua matanya. Tunjukkan huruf E /abjad dengan kayu penunjuk mulai dari atas,cepat alihkan ke baris-baris di bawahnya.
  8. Tidak usah semua huruf /gambar pada baris terakhir ditunjuk,cukup satu persatu dilakukan secara urut.
  9. Jika seseorang/anak dapat membaca dengan baik huruf abjad yang ditunjuk tanpa membuat kesalahan lebih dari dua kali,maka lihatlah nomor dari garis itu dan inilah angka yang menunjukkan kemampuan penglihatan (visus).Contoh membaca hasil pemeriksaan.Misalnya seseorang hanya dapat membaca huruf-huruf 20/40 secara lengkap ,maka kemampuan penglihatan adalah 20/40.
  10. Catat hasil penelitian,pada kartu kesehatan/buku catatan.
  11. Penelitian di atas dilakukan juga pada mata yang kiri.
  12. Bila peneliatan dilakukan kepada orang yang memakai kacamata,maka penelitian dilakukan lebih dulu menggunakn kaca mata.
  13. Jika penelitian dilakukan pada anak kecil diusahakan agar tidak takut serta memahami dan menuruti cara penelitian dengan baik.
  14. Bila dijumpai seseorang dengan penyimpangan dari normal ,teruskan ke ahlinya untuk pemeriksaan dan nasehat/perawatan lebih lanjut.


Penjelasan:
Penelitian mata ini sebaiknya dilakukan pada waktu pagi hari sebelum waktu istirahat,hal ini dilakukan untuk mengantisipasi Kesalahan-kesalahan  dalam membaca yang akan lebih banyak jika dilakukan saat badan sudah lelah.

Kartu snellen yang biasa di pakai untuk penelitian penglihatan terdiri dari 3 macam yaitu:

  1. Letter E(huruf E),dapat dipakai oleh semua umur,dan semua tingkat pendidikan.Ini yang biasa dipakai di sekolah-sekolah,anak tinggal menunjuk arah kaki kaki letter E dengan tanganya.
  2. Abjad-abjad/alfabet,ini kurang tepat untuk anak umur dibawah 7tahun dan orang-orang yang buta huruf.
  3. Gambar-gambar,ini kurang efektif bila gambar-gambar  yang tertera adalah gambar yang jarang terdapat atau belum dikenal setempat.


Sementara sikap yang dipakai dalam penelitian ini boleh dilakukan sambil duduk atau berdiri asalkan kartu snellen di gantung sejajar dengan pandangan mata. Cacat pada mata sering terjadi pada masa usia sekolah karena pertumbuhan bola mata.

Jika terdapat kesulitan-kesulitan dalam membacanya,maka mulailah dengan huruf yang besar dan turun ke bawah lagi, janganlah diperpanjang kegiatan ini dan hindarkan dari kelelahan dalam membaca( jangan memaksakan mata yang lelah untuk bekerja extra).

Istilah yang perlu di ketahui:

  1. Numerator ialah jarak antara kartu snellen dengan Orang (6 meter/20 feet).
  2. Denominator ialah garis terakhir dimana huruf dapat dibaca seluruhnya dengan baik.


Tanda-tanda kelainan mata yang perlu diketahui:

  1. Kelopak mata merah,terdapat kotoran disekitar bola mata dan ada benda asing di sekitaranya.
  2. Mata berair terus-menerus.
  3. Kelakuan/sikap:
  • sering menggosok dan mengedipkan mata.
  • sering mengerutkan kening/dahi agar lebih jelas melihat.
  • sering memajukan atau memundurkan badan untuk melihat sesuatu dengan jelas.
  • menutup sebelah mata waktu membaca.
  • sering menangis atau marah.
  • sering melihat juling waktu membaca(coba periksa dengan pensil yang diletakkan di depan mukanya dan suruh melihat ke arah pensil tersebut).
  • sering membuat kesalahan dalam membaca.
  • sering mengeluh sakit kepala,mata berkunang-kunang,tidak tahan melihat cahaya,mata terasa sakit dan lelah.
  • kurang perhatian bila disuruh membaca,menyimak dan lain-lain.


Berikut kemungkinan penyebab kurang tajam penglihatan terhadap sesuatu antara lain:

  1. Adanya penyakit mata(xerophtalmie,trachoma,conyungtivitie).
  2. Mata kemasukan benda asing.
  3. Pola makan yang tidak baik/ kurangnya asupan vitamin A dan lain-lain.


Beberapa saran untuk menjaga kesehatan mata,terutama pada anak atau remaja:

  • Bila anda atau orang lain memiliki penglihatan yang kurang tajam,sebaiknya segeralah berobat ke ahli mata/dokter.Biasakan membaca atau melihat di situasi yang terang cahayanya.
  • Bila terjadi sakit mata atau mata memiliki kelainan teruslah berobat sesuai anjuran dari dokter dan jangan lalai.Bila mata kemasukan benda asing atau debu,jangan mengucek mata dengan tangan,segeralah basuh dengan air yang bersih dan langsung berobat jika menimbulkan gejala lain.
  • Makanlah makanan yang banyak mengandung vitamin A seperti sayuran hijau dan buah-buahan misanya wortel,agar mata tetap sehat.
  • Selalu terapkan kebiasaan membaca yang baik seperti,duduk dg baik saat membaca,jarak membaca antara mata dan buku yaitu 25-30cm,jangan membaca sambil tiduran dan jangan membaca di dalam kendaraan yang sedang berjalan.
  • Dan berpindah-pindah tempat duduk saat membaca juga penting untuk diterapkan agar mata tidak terlalu tegang dan lelah saat membaca.

Sebaiknya jika terjadi gangguan mata atau mata mulai tidak normal segera hubungi Dokter untuk penangan lebih tepat.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan

Iklan

Iklan